Laman

Kamis, 06 Desember 2012

DEGREES OF COMPARISON


Degrees of Comparison merupakan bentuk kalimat yang digunakan untuk membandingkan dua hal (… lebih … dari …) atau secara keseluruhan (paling …). Ada 3 bentuk derajat perbandingan, yaitu:

  1. Positive Degree
  2. Comparative Degree
  3. Superlative Degree

Sekarang, mari kita bahas satu persatu tentang Degrees of Comparison tersebut.

1.    Positive Degree
Positive Degree digunakan untuk membicarakan seseorang atau sesuatu. Tipe ini yang paling sering digunakan dalam kalimat yang melibatkan adjective (kata sifat).
Contoh:
John is tall.
The house is big.
The field is wide.

2.    Comparative Degree
Comparative Degree digunakan untuk membandingkan antara dua hal. Pada bentuk ini, ada ketentuan khusus adjective yang digunakan berdasarkan pada jumlah suku kata (syllable) yang terkandung dalam adjective tersebut.

2.a.Untuk adjective yang terdiri dari satu atau dua suku kata.

Benda 1 + to be + (Adjective + -er) + than + Benda 2

Mari perhatikan table perubahan adjective berikut.
Positive
Comparative
Big
Small
Tall
Short
Wide
Cheap
Bigger
Smaller
Taller
Shorter
Wider
Cheaper

Contoh:
-          Andy is 165 cm tall.
-          Bryan is 163 cm tall.
Jadi, jika kedua orang tersebut dijelaskan dalam bentuk Comparative Degree, maka akan ditulis dengan:
Andy is taller than Bryan, atau
Bryan is shorter than Andy.

2.b.Untuk adjective yang terdiri dari dua atau lebih suku kata.

Benda 1 + to be + (more + Adjective) + than + Benda 2

Sekali lagi, perhatikan table perubahan adjective tersebut.
Positive/Adjective
Comparative
Expensive
Narrow
more expensive
more narrow

Contoh:
-          My book is Rp 12,000
-          Your book is Rp 13,000
Jadi, jika kedua benda tersebut dijelaskan dalam bentuk Comparative Degree, maka akan ditulis dengan:
Your book is more expensive than my book.


3.    Superlative Degree
Superlative Degree digunakan untuk membandingkan antara 1 benda  terhadap keseluruhan benda lainnya. Bentuk ini juga memiliki ketentuan khusus adjective yang digunakan berdasarkan pada jumlah suku kata (syllable) yang terkandung dalam adjective tersebut.

3.a.Untuk adjective yang terdiri dari satu atau dua suku kata.

Benda + to be + the (Adjective + -est)

Tabel perubahan.
Positive
Comparative
Superlative
Big
Small
Tall
Short
Wide
Cheap
Bigger
Smaller
Taller
Shorter
Wider
Cheaper
Biggest
Smallest
Tallest
Shortest
Widest
Cheapest

Contoh:
-          Andy is 165 cm tall.
-          Bryan is 163 cm tall.
-          Charli is 160 cm tall.
Jadi, jika kedua orang tersebut dijelaskan dalam bentuk Superlative Degree, maka akan ditulis dengan:
Andy is the tallest among them.


3.b.Untuk adjective yang terdiri dari dua suku kata atau lebih.

Benda + to be + the (most + Adjctive)

Sekali lagi, perhatikan table perubahan adjective tersebut.
Positive
Superlative
Expensive
Narrow
most expensive
most narrow

Contoh:
-          My book is Rp 12,000
-          Your book is Rp 13,000
-          Her book is Rp 15,000
Jadi, jika kedua benda tersebut dijelaskan dalam bentuk Superlative Degree, maka akan ditulis dengan:
Her book is the most expensive.

NOUN CLAUSE


Clause merupakan kata-kata yang telah mengandung subjek dan verb atau verb saja (bisa diikuti dengan objek dan/atau adverb) namun belum bisa dikatakan sebagai sebuah kalimat sempurna karena masih membutuhkan clause yang lain agar menjadi sebuah kalimat sempurna dengan makna yang dapat dimengerti.
Dengan kata lain, sebuah kalimat sempurna yang dibentuk menggunakan clause terdiri atas 2 jenis clause yaitu, DEPENDENT CLAUSE dan INDEPENDENT CLAUSE. Untuk menghubungkan antara INDEPENDENT CLAUSE dan DEPENDENT CLAUSE diperlukan sebuah introductory conjunction, seperti: that, whteher (or not), if, who, what, which, when, why, where, to whom, with whom, how, how much, whoever, whatever, whichever, whenever, wherever, however, dan sebagainya.

NOUN CLAUSE sendiri merupakan DEPENDENT clause yang berfungsi sebagai kata benda (noun) dimana  dapat mengisi semua posisi kata benda tunggal (word) ataupun frasa (phrase), diantaranya:

1.      Noun Clause sebagai Subjek kalimat.
  Contoh:
  It is difficult to understand.
  What you say is difficult to understand.

2.      Noun Clause sebagai Objek kalimat.
  Contoh:
  I agree with it.
  I agree with whatever you said.
  I don’t know where it is.

3.      Noun Clause sebagai Complement (Penjelas)
a.      Complement setelah Noun
  Contoh:
  The man whom I talked to yesterday is her father.
  The man who talked to me yesterday is her father.

b.      Complement setelah Linking Verb/To Be (is/am/are,was/were,be,been,being)
  Contoh:
  The question is how we can get the money.
  Bukittinggi is where I was born 29 years ago.

TAG QUESTION



Tag Question adalah suatu kalimat pernyataan yang diakhiri dengan sebuah kalimat tanya. Jenis kalimat ini dimaksudkan untuk menegaskan informasi dari lawan bicara. Dalam bahasa lisan, Tag Question dapat disampaikan dengan intonasi meninggi dan menurun.
Apabila kita mengungkapkan ini dengan nada tinggi, berarti kita mengharapkan penegasan mengenai suatu hal yang masih kita ragukan. Namun, bila disampaikan dengan intonasi yang menurun, berarti kita mengharapkan penegasan mengenai sesuatu hal yang telah kita yakini kebenarannya. Dalam hal ini, kita mengharapkan jawaban “Yes”.
Dalam percakapan sehari-hari, kita sering menggunakan bentuk Question Tags ini kata “Right”, “OK”, ataupun “Yes”.
Contoh:
“She’s your friend, right?”
“She’s your friend, OK?”, or
“She’s your friend, yes?”
Namun, ungkapan ini tidak boleh digunakan dalam bahasa tulisan yang formal.

Dalam Tag Question, ada 2 bagian kalimat yang terlibat.
  1. Kalimat pernyataan, yang terdiri atas 2 jenis:
a.       Pernyataan Positif
b.      Pernyataan Negatif
  1. Tag Question, yang terdiri atas 2 jenis:
a.       Tag Question Positif
b.      Tag Question Negatif

Rumus:
  1. Pernyataan Positif, Tag Question Negatif?
  1. Pernyataan Negatif, Tag Question Positif?

ADJECTIVE CLAUSE


Adjective Clause adalah Dependent Clause yang berfungsi selayaknya kata sifat. Adjective Clause menjelaskan kata benda (noun) atau kata ganti (pronoun) yang mendahuluinya. Kata benda atau kata ganti yang digantikan disebut antecedent. Untuk menghubungkan antecedent dengan adjective clause, kita menggunakan relative pronoun; who, whom, whose, which, that, in which (where), on which (when). Dalam bahasa Indonesia, relative pronoun tersebut bisa disetarakan maknanya dengan kata “yang”.
Adjective Clause dapat dikelompokkan sebagai berikut.

1.      Adjective Clause sebagai Pengganti Subjek
Contoh:
Main clause            : Ali repairs a bike.
Dependent Clause  : a. He is a mechanic.
b.    It is broken by his friend.

Untuk mengkombinasi, perlu diingat bahwa kita harus menggabungkan dependent clause terhadap main clause. Oleh karena itu kita harus memperhatikan apa yang menjadi penghubung antara dependent clause terhadap main clause.
Antara Main Clause dan Dependent Clause (a) yang menjadi penghubung adalah “he” karena “he” merupakan kata ganti untuk “Ali” (main clause). “He” akan digantikan dengan relative pronoun “who” sehingga kalimatnya akan menjadi:

Ali who is a mechanic repairs a bike.

Sedangkan, antara Main Clause dan Dependent Clause (b) yang menjadi penghubung adalah “it” karena “it” merupakan kata ganti untuk “a bike” (main clause). “It” akan digantikan dengan relative pronoun “which” sehingga kalimatnya akan menjadi:

Ali repairs a bike which is broken by his friend.

Dari penjelasan di atas dapat disimpulkan bahwa:
a.    Relative Pronoun who dan which digunakan untuk menggantikan posisi subjek pada dependent clause setelah dependent clause bergabung dengan main clause.
b.    Relative Pronoun who berfungsi menggantikan kata benda (noun) ataupun kata ganti (pronoun) yang berupa manusia, sedangkan Relative Pronoun which berfungsi menggantikan kata benda (noun) ataupun kata ganti (pronoun) yang berupa non-manusia (hewan, tumbuhan, dan benda mati).

2.      Adjective Clause sebagai Pengganti Objek
Contoh:
Main clause            : Ali repairs a bike.
Dependent Clause  : a. I met him yesterday.
   b.  I borrowed it yesterday.

Antara Main Clause dan Dependent Clause (a) yang menjadi penghubung adalah “him” karena “him” merupakan kata ganti untuk “Ali” (main clause). “He” akan digantikan dengan relative pronoun “whom” sehingga kalimatnya akan menjadi:

Ali whom I met yesterday repairs a bike.

Sedangkan, antara Main Clause dan Dependent Clause (b) yang menjadi penghubung adalah “it” karena “it” merupakan kata ganti untuk “a bike” (main clause). “It” akan digantikan dengan relative pronoun “which” sehingga kalimatnya akan menjadi:

Ali repairs a bike which I borrowed yesterday.

Dari penjelasan di atas dapat disimpulkan bahwa:
a.    Relative Pronoun whom dan which digunakan untuk menggantikan posisi objek pada dependent clause setelah dependent clause bergabung dengan main clause.
b.   Relative Pronoun whom berfungsi menggantikan kata benda (noun) ataupun kata ganti (pronoun) yang berupa manusia, sedangkan Relative Pronoun which berfungsi menggantikan kata benda (noun) ataupun kata ganti (pronoun) yang berupa non-manusia (hewan, tumbuhan, dan benda mati).



3.    Adjective Clause sebagai Pengganti Pronoun Kepemilikan (Possessive Adjective)
Contoh:
Main clause            : Ali repairs a bike.
Dependent Clause  : a. His jacket is blue.
b.    Its tires are red.

Antara Main Clause dan Dependent Clause (a) yang menjadi penghubung adalah “him” karena “his” merupakan kata ganti kepemilikan (Possessive adjective) untuk “Ali” (main clause). “His” akan digantikan dengan relative pronoun “whose” sehingga kalimatnya akan menjadi:

Ali whose jacket is red repairs a bike.

Sedangkan, antara Main Clause dan Dependent Clause (b) yang menjadi penghubung adalah “it” karena “its” merupakan kata ganti kepemilikan (possessive adjective) untuk “a bike” (main clause). “Its” akan digantikan dengan relative pronoun “whose” sehingga kalimatnya akan menjadi:

Ali repairs a bike whose tires are red.

Dari penjelasan di atas dapat disimpulkan bahwa:
a.   Relative Pronoun whose digunakan untuk menggantikan posisi kata ganti kepemilikan (possessive adjective) pada dependent clause setelah dependent clause bergabung dengan main clause.
b.   Relative Pronoun whose berfungsi menggantikan kata benda kepemilikan (noun) ataupun kata ganti kepemilikan (possesive adjective) yang berupa manusia dan berupa non-manusia (hewan, tumbuhan, dan benda mati).